Reshuffle ke-7 Kabinet Merah Putih: 18 Pejabat Dilantik, Kapolri Baru Resmi Bertugas

Reshuffle ke-7 Kabinet Merah Putih: 18 Pejabat Dilantik, Kapolri Baru Resmi Bertugas

Tepat saat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hampir menginjak usia dua tahun, sebanyak 18 pejabat negara serentak dilantik di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (1/10). Ini merupakan perombakan kabinet yang ketujuh kalinya sejak Kabinet Merah Putih terbentuk.

Sorotan terbesar jatuh pada pergantian Kepala Polri. Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri baru, menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang telah memimpin institusi kepolisian selama kurang lebih 5 tahun 8 bulan — menjadikannya Kapolri terlama sejak Era Reformasi. Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat turut dilantik sebagai Wakil Kapolri, menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo.

Sebelum prosesi pelantikan berlangsung, Presiden Prabowo memberikan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipurna kepada Listyo Sigit, dan Bintang Mahaputera Adipradana kepada Dedi Prasetyo sebagai bentuk penghargaan atas pengabdian keduanya.

Proses pengangkatan Suyudi terbilang cepat. Ia baru menerima kabar penunjukan dirinya sebagai Kapolri pada Kamis pagi, lalu langsung menjalani uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI selama sekitar 30 menit. Hasilnya disetujui secara aklamasi, kemudian dikukuhkan lewat Rapat Paripurna DPR, dan beberapa jam kemudian ia sudah resmi dilantik.

Usai pelantikan, Suyudi menyampaikan rasa terima kasihnya. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Listyo Sigit Prabowo yang telah membimbing dan juga memberikan banyak hal dalam karier kami sehingga kami bisa di titik ini. Tentunya, kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto,” ujarnya di hadapan wartawan.

Di luar pergantian Kapolri, reshuffle ini juga mengubah susunan jajaran kementerian koordinator. Sugiono dilantik sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Dudung Abdurachman mengisi posisi Menko Politik dan Keamanan, sementara Bahlil Lahadalia memimpin struktur baru yakni Menko Hilirisasi dan Transisi Energi sambil tetap menjabat Menteri ESDM.

Di tingkat kementerian teknis, Arrmanatha Christiawan Nasir — yang sebelumnya menjabat wakil menteri luar negeri — naik menjadi Menteri Luar Negeri. Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian. Sejumlah posisi wakil menteri juga diisi wajah baru di bidang keuangan, perekonomian, kelautan, dan pertanian.

Listyo Sigit yang purna tugas sebagai Kapolri tidak benar-benar meninggalkan lingkaran pemerintahan — ia dipercaya Presiden Prabowo untuk memimpin Kantor Staf Presiden sebagai Kepala Staf Kepresidenan yang baru. Perombakan besar-besaran ini menegaskan bahwa Presiden Prabowo terus menata ulang tim kerjanya menjelang babak kedua masa pemerintahannya.

Sumber: Antara News

Scroll to Top